Jangan jijik, ini penting loh.
Coba inget-inget, pasti kamu pernah punya pertanyaan random 'kenapa kalau poop, pasti buang air kecil juga'. Itu jadi pertanyaan banyak orang sebenarnya,
cuma nggak banyak yang menyampaikan ke orang lain. Mentok-mentok yang dipendam sendiri soalnya takut atau malu kalau bahas soal itu. Mulai sekarang kamu nggak perlu penasaran dan bisa poop dengan tenang. Kamu bakal tahu penjelasan kenapa 'momen' itu pasti terjadi.
Ada alasan yang sangat logis. Ada banyak otot yang mengontrol proses pembuangan kotoran dari tubuh baik saat mau buang urine ataupun tinja. Otot itu bisa bekerja secara sadar dan tanpa sadar. Uretra dan anus punya Sfingter uretra internal dan Sfingter uretra eksternal yang mengatur proses pengeluaran kotoran dari dalam tubuh.
Sfingter uretra internal berfungsi sebagai penahan saat kamu nggak mau mengeluarkan poop atau urin. Otot itu akan bekerja dan mengeluarkan kotoran saat ada perintah dari otak kamu. Sedangkan Sfingter uretra eksternal bekerja saat proses pengeluaran itu sendiri.
Otot panggul rileks sehingga memudahkan keluarnya tinja, sfingter uretra yang menahan kencing juga rileks. Karena sfingter uretra rileks, maka otomatis air kencing akan keluar tanpa terhalangi.
Otot eksternal itu lebih kecil. Saat buang air besar, otot panggul rileks. Saat itu sfingter uretra yang bertugas untuk menahan urin juga relaks dan nggak bisa nahan urin. Otomatis, saat itu kamu akan kencing.
Baca Juga :
-Cerita Lucu
-Cerita Lucu



No comments:
Post a Comment